Jumat, 13 April 2012

Mengundang Rahmat atau Azab ?

Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan Al-Qur`an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. (17:82)

Dan apabila dibacakan Al Qur`an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang (diamlah) agar kamu mendapat rahmat. (7:204)

Dan orang-orang yang ingkar berkata, "Janganlah kamu mendengar dengan sungguh-sungguh akan Al-Qur’an ini dan buatlah kegaduhan terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan (mereka).” (41:26)

Maka sungguh, akan Kami timpakan azab yang keras kepada orang-orang yang ingkar itu dan sungguh, akan Kami beri balasan kepada mereka dengan seburuk-buruk pembalasan bagi apa yang telah mereka kerjakan. (41:27)

Penjelasan :

Mendengar dan memperhatikan dengan tenang (diam) ketika Al-Qur’an sedang dibacakan, berarti mengundang datangnya rahmat Allah. Sebaliknya, tidak mau mendengarkan ketika Al-Qur’an sedang dibacakan dan membuat kegaduhan terhadapnya, berarti melakukan keingkaran dan mengundang datangnya azab Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar