Kamis, 12 April 2012

Ujian = Kasih-sayang Allah

Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan (saja) mengatakan, "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji? (29:2)

Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (29:3)

Dan Kami pasti akan menguji kamu, dengan sedikit ketakutan / kekhawatiran, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan (kekurangan hasil usaha). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (2:155)

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata, "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali)”. (2:156)

Mereka itulah yang memperoleh keberkatan yang sempurna dan rahmat (kasih-sayang) dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (2:157)

Penjelasan :

Setiap kita yang mengaku beriman pasti akan diuji oleh Allah, untuk membuktikan kebenaran pengakuan iman kita. Apabila ujian-ujian tersebut kita lalui dengan sabar, yaitu dengan kembali mendekatkan diri kepada-Nya, maka dibalik semua (ujian) itu Allah telah menyiapkan keberkatan yang sempurna, kasih-sayang dan petunjuk-Nya bagi kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar