Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan (saja)
mengatakan, "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji? (29:2)
Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang yang sebelum
mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan
sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (29:3)
Dan Kami pasti akan menguji kamu, dengan sedikit ketakutan /
kekhawatiran, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan (kekurangan
hasil usaha). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
(2:155)
(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka
berkata, "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun (sesungguhnya kami
adalah milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali)”. (2:156)
Mereka itulah yang memperoleh keberkatan yang sempurna dan
rahmat (kasih-sayang) dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang
mendapat petunjuk. (2:157)
Penjelasan :
Setiap kita yang mengaku beriman pasti akan diuji oleh
Allah, untuk membuktikan kebenaran pengakuan iman kita. Apabila ujian-ujian
tersebut kita lalui dengan sabar, yaitu dengan kembali mendekatkan diri
kepada-Nya, maka dibalik semua (ujian) itu Allah telah menyiapkan keberkatan
yang sempurna, kasih-sayang dan petunjuk-Nya bagi kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar